Minggu, 05 November 2017

Berkenalan dengan Rookie si Cowok Pemula




Sudah kuputuskan. Akan ku tulis ceritaku bersama teman-temanku semasa SMA. Awalnya seorang menolak gagasanku ini, dia menolak dengan alasan “akan kubuat biografi ku sendiri”. Tapi aku tetap bersikeras untuk menulisnya, karena aku tahu dia tidak akan membuatnya. 
            Kuawali dengan teman yang masih sangat sering berkomunikasi denganku hingga saat ini.  Aku mengenalnya sejak duduk di bangku kelas 10. Namanya rookie ( samaran ), ia memiliki badan yang tinggi besar dan tegap mirip megantropus dari jawa. Suaranya serak dan rendah bak lelaki macho, rambutnya jambul kedepan mirip  tintin dan cara berjalanya santai seperti anak pantai. Hari pertama, kedua, dan ketiga tidak ada tanda-tanda bahwa aku akan berteman baik denganya, karena sifatnya yang dingin dan sepertinya acuh terhadapa lingkungan sekitarnya. Bahkan dalam benakku berkata “dia mungkin berandalan”.  Tapi hey siapa sangka, dia akan menjadi teman baiku di masa mendatang melebihi kodomo.
            Manusia membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Dan ya, setelah 3 minggu berselang rookie mulai beradaptasi dengan lingkungan kelas. Dia mulai berkawan dengan beberapa siswa dikelas, kecuali aku. 3 minggu kemudian aku semakin yakin bahwa anak ini adalah berandalan fasih, pasalnya dia 3 minggu bolos mengikuti ekstra pramuka. “dia benar-benar parah ” gumamku saat menunggu hujan reda sambil wifian dipojokan kelas bersama teman pendiamku roofie ( samaran ). Perlu diketahui bahwa hobiku semasa SMA adalah menikmati wifi gratis, bahkan aku pernah bercita cita ingin membuat koneksi wifi gratis disemua wilayah, hmmm terlaksana gak yaaa..kembali ke wifian dipojokan kelas.  “wifi nya cepet banget ya” aku berusaha membuka percakapan dengan roofie. Lalu dia menjawab “ya”.  Dia baik namun sayang dia sangat pendiam, tapi hey siapa sangka dia akan menjadi ketua jurnalis di masa mendatang, haha . “pulang yuk roof” , dia menyetujuinya
            Keesokan harinya aku melakukan hobiku lagi. Gara-gara wifi aku jadi semakin update film-film, game-game terbaru, dan aplikasi-aplikasi pembobol wifi hoax. Aku mendownload puluhan film aplikasi dan game setiap harinya. Jika dirata-rata mungkin dalam sehari aku bisa menghabiskan kuota sekitar 2 giga, “ah bodo amat, toh wifinya pake paketan unlimited. hahaha” dengan suara agak keras, lalu tiba-tiba ada seseorang berdiri disampingku dan menatapku. Dia bertanya “passwordnya apa?”. Aku menoleh dan wow aku terkejut. Masalahnya yang berdiri  disampingku dan menanyakan password adalah orang yang kuhindari. Ya, dia rookie. Seketika aku langsung mengambil hp nya dan menuliskan passwordnya. Lalu kukembalikan dalam posisi sudah terhubung.
Aku hanya bisa terdiam dan menuruti apa yang dia katakana. Aku menyibukan diri dengan menatap ponselku berharap dia tidak menanyaiku atau mengobrol denganku. Tampangnya yang dingin dan sepertinya pemarah membuatku ingin cepat-cepat dia pergi.  Tapi siapa sangka,  dia berkata “apa yang kamu download.?”. aku kaget , kujawab seadanya “game sama film” sambil menoleh kepadanya dan kulihat dia sedikit tersenyum. Lalu aku bertanya “kalo kamu? Game.?” , dia menjawab “aku udah gak suka main game lagi, aku Cuma mau update bbm sama login instagram”. Wow agak lega mendengar jawaban sepanjang itu darinya, bahkan jawaban itu lebih panjang dari teman sebangkuku roofie. Dan tak seperti dugaanku, ternyata jika sudah berbicara dia tampak ramah. Lalu percakapan mulai melebar, dari situ aku tahu bahwa dia bukanlah seorang berandal fasih, bukan juga seorang yang angkuh, dia hanyalah seorang rookie. seperti namanya dia adalah seorang pemula  pemalu, tak pandai berbicara dengan perempuan, dan terlalu betah berada dirumah. Itulah mengapa dia diam selama ini, itulah mengapa dia tak pernah ikut ekstra pramuka selama ini, dan itulah mengapa dia menjadi kawanku hingga saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar